Kamis, 14 Maret 2019

Mentertawakan diri sendiri

catatan kecil
"mentertawakan diri sendiri adalah sesuatu yang menjadi obat percaya diri bagi segala umat"

Sejak kecil aku disugukan dengan yang namanya bully

hahaha tapi kisah tersebut membuatku jadi tertawa sendiri untuk mengingatnya 

Awal mula adventure menjadi korban bully kelas satu sampai dengan kelas tiga aku pindah kesalah satu SD yang aku merasa sebagai tempat bermain dan mengenal teman teman baru tetapi ekspestasi tidak sesuai  dengan mimpi basahku. Kalo banyak yang bilang bully itu menyakitkan hati dan bisa membuat psikis orang dapat terganggu itu mah lebay, korban bully itu seruu cobain dah. Kalau kalian para sobat bully mari berkumpul mentertawakan masa yang kelam itu :D :D.


Banyak yang bilang masa SD adalah masa kekanakan yang menyenangkan dimana waktu sehari hari kita disita oleh bermain bermain dan bermain.


Dan aku berpikir apakah aku punya teman bermain disekolah laknat ini?  perlahan menjalani hari seperti biasa sekolah seperti biasanya belajar seperti anak anak yang lainnya tapi aku dipojokan.

Seiring berjalannya waktu aku mulai mengenal salah dua seorang manusia dikelas yang ternyata nasibnya kurang lebih sama aku KORBAN BULLY namanya Dipta dan Maman, dari nama nya saja kalian sudah membayangkan seperti apa bentuknya :D btw aku belum minta ijin sama orangnya tapi bodo amattt haha.

Aku bersyukur masih ada harapan untuk mempunya friends, which setidaknya ada temen sesama korban bully. Disitu lah kami mulai membuat Gank, You tau nama Gank nya apa, yap aku tau kalian tidak ingin mengetahuiya  






Cerita ini masih berlanjut . . .